hmmmppffhh…. berhubung baru2 ini gue masuk UGD dan harus dirawat di RS gara2 penyakit damn* satu inii,jadii gue mau ngebahas inii dehh.. sekalian buat nambah2 pengetahuan..
DYSPEPSIA
Dyspepsia atau istilah yang sering dimengerti masyarakat sebagai maag atau penyakit lambung, adalah kumpulan gejala yang dirasakan sebagai nyeri terutama di ulu hati, orang yang terserang penyakit ini biasanya sering mual, muntah, rasa penuh, dan rasa tidak nyaman.
Ada beberapa hal yang berpengaruh terhadap timbulnya dyspepsia ini.
Penyebab dyspepsia atau maag :
1. Pengeluaran asam lambung berlebih
2. Pertahanan dinding lambung yang lemah
3. Infeksi helicobacter pylory (sejenis bacteri yang hidup di dalam lambung, dalam jumlah kecil) ketika asam lambung yang dihasilkan lebih banyak kemudian pertahanan dinding lambung menjadi lemah, bakteri ini bisa bertambah banyak jumlahnya, apalagi disertai kebersihan makanan yang kurang
4. Gangguan gerakan saluran cerna
5. Strees psikologis.
Dyspepsia ada yang sifatnya organik dan fungsional. Namun disarankan semua penderita penyakit ini sebaiknya melakukan pemeriksaan tuntas.
Pemeriksaan yang paling kita pilih untuk melakukan pengecekan adalah dengan endoskopi yaitu memasukkan alat melalui mulut, sehingga bisa melihat kerongkongan, lambung, sampai usus 12 jari secara langsung.
Dyspepsia organik misalnya terjadi pada tukak lambung, tukak usus 12 jari, atau ada tumor, dan polip atau hemangioma. Sedangkan pada penderita dyspepsia fungsional, sebetulnya tidak ada kelainan. Kalaupun ada kelainan hanya gambaran suatu gastrotis/gambaran radang pada mukosa lambung.
Berikut ini adalah gaya hidup yang dianjurkan untuk mengelola dan mencegah timbulnya gangguan pada lambung :
1. Atur pola makan
2. Olah raga teratur
3. Hindari makanan berlemak tinggi yang menghambat pengosongan isi lambung (coklat, keju, dll)
4. Hindari makanan yang menimbulkan gas di lambung (kol, kubis, kentang, melon, semangka, dll)
5. Hindari makanan yang terlalu pedas
6. Hindari minuman dengan kadar caffeine, alkohol, dan kurangi rokok
7. Hindari obat yang mengiritasi dinding lambung
8. Kelola stress psikologi se-efisien mungkin.